Mikroplastik Ditemukan dalam Daging dan Pengganti Daging, Berpotensi Merusak Kesehatan

Sugeng rawuh Haber Wp di Website Kami!

Haber Wp – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar daging, bahkan daging vegan, mengandung mikroplastik terkait kanker, yang juga ditemukan dalam air kemasan. Para ilmuwan menguji 16 sumber protein, termasuk ayam, daging sapi panggang, makanan laut, daging babi, tahu, dan tiga jenis pengganti daging nabati, dan menemukan bahwa 90% mengandung nanoplastik yang berpotensi membahayakan. Mikroplastik Ditemukan dalam Daging dan Pengganti Daging, Berpotensi Merusak Kesehatan

Penelitian yang bertajuk “U.S. Paparan Mikroplastik dari Protein yang Biasa Dikonsumsi pada Orang Dewasa, yang diterbitkan dalam jurnal Polusi Lingkungan, menyoroti kontaminasi mikroplastik yang meluas dari berbagai sumber protein, dan menunjukkan bahwa ini adalah masalah yang tersebar luas. Film Lampir Capai 65.000 Penonton Hari Pertama Tayang, Dapat Respons Positif Masyarakat

Mikroplastik telah dikaitkan dengan kanker, penyakit jantung, demensia, dan masalah kesuburan. Penelitian yang dilakukan oleh Ocean Conservancy dan Universitas Toronto menunjukkan bahwa mikroplastik kini juga ditemukan di berbagai sumber protein, sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai produksi, pengemasan, dan polusi udara.

Ahli biologi kelautan Dr. Britta Baechler, salah satu penulis studi tersebut, menunjukkan bahwa polusi plastik tersebar luas di lautan dan protein terestrial, sehingga menggarisbawahi perlunya tindakan kolektif untuk mengatasi krisis polusi plastik yang kompleks.

Seperti yang dilaporkan Science Times pada Kamis, 18 Januari 2024, para peneliti menyelidiki 16 jenis sampel protein dan sayuran dari dua supermarket di Portland, Oregon, yang mencerminkan prevalensi makanan yang dibeli di toko dan makanan olahan dalam pola makan orang Amerika.

Sampel berupa udang, stik ikan, nugget ayam, steak dan tahu diuji dengan larutan, didekomposisi selama 24 jam dan direndam dalam deterjen untuk menghilangkan residu berminyak. Kemudian, 124 sampel yang dipilih secara acak dianalisis untuk mengetahui jumlah dan jenis mikroplastik yang ada.

Mikroplastik ditemukan di seluruh 16 produk protein, mewakili 88% dari seluruh sampel, termasuk protein nabati dan makanan laut. Serat ditemukan di sekitar separuh sumber makanan, sementara sekitar sepertiga mikroplastik ditemukan dalam pecahan plastik. Ancaman mikroplastik terhadap keamanan pangan dan kesehatan lingkungan

Mikroplastik, yang terbuat dari bahan kimia berbahaya, dapat melepaskan racun ke dalam tanah, sehingga menimbulkan ancaman bagi lingkungan dan pertanian. Limbah kota yang dibuang ke lahan pertanian di Inggris terkontaminasi dengan polutan termasuk dioksin dan hidrokarbon aromatik polisiklik, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap kesehatan manusia. Mikroplastik Ditemukan dalam Daging dan Pengganti Daging, Berpotensi Merusak Kesehatan

Partikel plastik dapat menjadi vektor bagi tanaman untuk menyerap bahan kimia beracun, karena sebuah penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa mikroplastik dan nanoplastik ditemukan pada buah-buahan dan sayuran yang dijual di Italia. Meskipun konsumsi partikel plastik tampaknya tidak mempengaruhi pertumbuhan tanaman, dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan manusia masih belum jelas.

Dalam penelitian terbaru ini, tim menyarankan bahwa mikroplastik mungkin terlepas selama pemrosesan dan pengemasan di pabrik, meskipun titik masuknya mikroplastik ke dalam rantai makanan masih belum jelas. Penelitian lebih lanjut diyakini diperlukan untuk memahami sepenuhnya masalah ini, mengidentifikasi sumber mikroplastik, dan menilai dampaknya terhadap kesehatan manusia. Mie panjang umur atau disebut juga siu mi merupakan sajian yang tidak pernah hilang saat perayaan Imlek. Makan mie ini melambangkan umur panjang. Haber Wp 9 Februari 2024